Tata Cara Bersiwak Dan Sejuta Manfaatnya


ASSALAMUALAIKUM SOBAT Semuanya...
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabatnya serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga akhir zaman.

Kali ini Kita membahas Seluk Beluk tentang SIWAK / BERSIWAK ,
Ada Yang Tau Dan Pernah Bersiwak?Apa itu Bersiwak?

PENGERTIAN SIWAK

SIWAK : "Si Kayu Ajaib Pelindung Gigidan Juga Biasa Disebut "Sikat Gigi Warisan Nabi"

BERSIWAK Adalah Sebuah istilah bagi Aktifitas gosok Gigi dengan menggunakan Ranting .
Diantara Beragam jenis Siwak , Pohon Arak adalah yang paling sering digunakan.
Siwak berbentuk batang, diambil dari akar dan ranting segar tanaman arak (Salvadora Persica) yang berdiameter mulai dari 0,1 cm sampai 5 cm. Pohon Arak adalah pohon yang kecil, seperti belukar dengan batang yang bercabang-cabang. Diameternya lebih dari 1 kaki. Jika kulitnya dikelupas, warnanya agak keputihan dan memiliki banyak juntaian serat. Akarnya berwarna coklat dan bagian dalamnya berwarna putih. Aromanya seperti seledri dan rasanya agak sedikit pedas.

Kayu SIWAK (Kayu Arak:Salvadora Persica)


HUKUM BERSIWAK

Bersiwak ialah salah Satu Sunnah Yang paling sering dan yang paling senang dilakukan oleh Rasulullah  .
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah bersabda


السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ
“Bersiwak itu membersihkan mulut dan merupakan sesuatu yang mendatangkan ridha Rabb” (HR. Bukhari dan An Nasa’i).

Siwak merupakan pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan yaitu berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain-lain, maupun faedah-faedah yang bersifat akhirat, yaitu ittiba’ kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mendapatkan keridhoan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Oleh karena itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam begitu bersemangat melakukannya dan sangat ingin agar umatnya pun melakukan sebagaimana yang dia lakukan, hingga beliau bersabda.


لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلىَ أُمَّتِي لأَمَرْتُهُمْ باِلسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوْءٍ
“Kalau bukan karena akan memberatkan umatku maka akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudlu”. [Hadits riwayat Bukhari dan Muslim, Irwaul Ghalil no 70]

Siwak

TATA CARA BERSIWAK

Adapun Tata Cara Bersiwak Adalah Sebagai Berikut :
1.Rendam Siwak Dengan Air agar tekstur Siwak Lembut.
2.Potonglah bagian kulit luar kayu siwak.
3.Kunyah Bagian Tengahnya Sampai lunak dan membentuk bulu-bulu Tipis (berSerat).
4.Siwak Siap untuk digunakan, Tekan Ujung Siwak Yang BerSerat Ke Gigi anda dan Gerakkan Perlahan naik Turun Untuk Menggosok permukaan Gigi bagian Depan Lalu Gigi bagian Dalam .
5.Setelah Menggunakannya , Simpan Siwak Ditempat yang Kering/tidak lembab.
6.Ada baiknya Setiap Beberapa Hari Kita memotong bagian Siwak yang telah Digunakan, untuk mencegah bertumpuknya Kuman.

Untuk Lebih Jelas Nya Silahkan Klik Video Dibawah INI





Organisasi kesehatan dunia (WHO)juga  merekomendasikan siwak untuk membersihkan gigi dan mulut secara alami,karena didalam siwak terdapat banyak zat seperti,fluoride,abrasive,antiseptic dan enzim inhibitor yang bermanfaat untuk kesehatan mulut dan gusi kita.

ADA BANYAK KHASIAT/MANFAAT dalam BERSIWAK , diantaranya :

Sebagian ulama menyebutkan bahwa manfaat bersiwak manfaat siwak mencapai 30 lebih di antaranya adalah apa yang disebutkan oleh imam ibnu qayim al-jauziah dalam skitab Ath-thibbun Nabawi sebagai berikut.

1. Menyegarkan mulut

2. Menguatkan gusi

3. Menghindari gigi berlubang

4. Menyaring suara

5. Menambah semangat

6. Menajamkan mata

7. Menyehatkan pencernaan

8. Mengusir rasa kantuk

9. Memperbanyakan pahala dan kebajikan

10. Membantu proses melembuatkan makanan


WAKTU Yang Dianjurkan Dalam BERSIWAK :

1.Ketika berwudhu
Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ وُضُوءٍ

“Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka bersiwak  setiap kali berwudhu.” (HR. Bukhari)

2.Ketika Hendak Shalat
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي أَوْ عَلَى النَّاسِ لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلَاةٍ
Seandainya tidak memberatkan umatku, sungguh aku akan memerintahkan mereka untuk bersiwak setiap hendak melaksanakan shalat.” (HR. Al-Bukhari).

3.Ketika Membaca Al-Quran
Dari ‘Ali radhiyallahu ‘anhu berkata: Kami diperintahkan (oleh Rasulullah) untuk bersiwak dan beliau bersabda,
إن العبد إذا قام يصلي أتاه الملك فقام خلفه يستمع القرآن ويدنو فلا يزال يستمع ويدنو حتى يضع فاه على فيه فلا يقرأ آية إلا كانت في جوف الملك

”Sesungguhnya seorang hamba ketika hendak mendirikan shalat datanglah malaikat padanya. Kemudian malaikat itu berdiri di belakangnya, mendengarkan bacaan Al-Qu’rannya, dan semakin mendekat padanya. Tidaklah dia berhenti dan mendekat sampai dia meletakkan mulutnya pada mulut hamba tadi. Tidaklah hamba tersebut membaca suatu ayat kecuali ayat tersebut masuk ke perut malaikat itu.” (HR. Baihaqi, shohih lighoirihi)

4.Ketika Bangun Shalat Malam
Hudzaifah radhiyallahu ‘anhu berkata,

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا قَامَ مِنَ اللَّيْلِ يَشُوصُ فَاهُ بِالسِّوَاكِ
Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bila terbangun hendak shalat malam, beliau biasa bersiwak.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

5.Ketika Memasuki Rumah
Dari Al Miqdam bin Syuraih dari ayahnya, dia berkata,


سَأَلْتُ عَائِشَةَ قُلْتُ بِأَىِّ شَىْءٍ كَانَ يَبْدَأُ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ قَالَتْ بِالسِّوَاكِ.

Aku bertanya pada Aisyah, “Apa yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lakukan ketika mulai memasuki rumah beliau?” Aisyah menjawab, “Bersiwak.” (HR. Muslim)


1.Ketika Hendak Membaca Al-Quran (HR. Al-Bazzar, hasan).
2.Ketika Sebelum atau Sesudah Berwudhu. (HR. Al-Bukhari).
3.Ketika Hendak Shalat (HR. Al-Bukhari).
4.Bangun Shalat Malam  (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
5.Saat Masuk Rumah (HR. Muslim).
6.Ketika Bau Mulut Berubah (HR. An Nasa-i dan Ahmad, shahih).


 KISAH ORANG YANG MENGEJEK SIWAK 

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushobiy hafidzahullah berkata: “Telah disebutkan oleh Ibnu Katsir rahimahullah didalam Al-Bidayah wan Nihayah tentang
kejadian-kejadian pada tahun 665, beliau rahimahullah berkata Asy-Syaikh Qathbuddin Al-Yunani berkata: “Telah sampai kepada kami bahwasanya seorang laki-laki
yang dipanggil dengan Abu Salamah dari daerah Bushra, dia suka bercanda dan berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Disebutkan disisinya tentang siwak dan keutamaannya, maka dia berkata: “Demi Allah, aku tidak akan bersiwak kecuali di dubur, kemudian dia mengambil sebatang siwak dan memasukkannya keduburnya kemudian dikeluarkan kembali.”

Berkata Qathbuddin Al-Yunani: “Setelah melakukan perbuatan tersebut, ia tinggal selama sembilan bulan dalam keadaan mengeluh sakit perut dan dubur. Berkata Qathbuddin Al-Yunani: “Lalu ia melahirkan anak seperti tikus yang pendek dan besar, memiliki empat kaki, kepalanya seperti kepala ikan, memiliki empat taring yang menonjol, panjang ekornya satu jengkal empat jari dan duburnya seperti dubur kelinci. Ketika lelaki itu melahirkannya, hewan tersebut menjerit tiga kali, maka bangkitlah putrinya laki-laki tadi dan memecahkan kepalanya sehingga matilah hewan tersebut. Laki-laki itu hidup setelah melahirkan selama dua hari, dan meninggal pada hari yang ketiga. Dan ia sebelum meninggal berkata “Hewan itu telah membunuhku dan merobek-robek ususku.” Sungguh kejadian tersebut telah disaksikan oleh sekelompok penduduk daerah tersebut dan para khotib tempat tersebut. diantara mereka ada yang menyaksikan hewan itu ketika masih hidup dan ada pula yang menyaksikan ketika hewan itu sudah mati.” (Al-Qaulul Mufid, hal. 106-107).

Semoga dengan kisah tersebut menjadikan kita sebagai orang-orang yang mudah dan menerima As-Sunnah dan menjauhkan kita dari sifat meremehkan dan menentang
As-Sunnah.

Terimakasih , selamat mencoba dan semoga bermanfaat :D
Wassalamualaikum..

0 Response to "Tata Cara Bersiwak Dan Sejuta Manfaatnya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel